Address : Jl. Samanhudi No. 20 Medan

Call Us Today : (061) 4158383

  • Call Us Today! (061) 4158383
  • Alamat: Jl. Samanhudi No. 20 Medan, Sumatera Utara - Indonesia
  • Email: customer_assistance@stellamarishospital.com
blog

Obat Sembelit Yang Efektif bagi Si Kecil

Moms nggak perlu panik bila si kecil mengalami sembelit, sebab kondisi ini bisa diatasi dengan pemberian obat sembelit anak sesuai dengan anjuran Dokter Spesialis Anak RSIA Stella Maris dan beberapa langkah perawatan secara mandiri di rumah.

Sembelit sendiri merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi. Anak dikatakan mengalami sembelit bila ia buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu, terlihat harus mengejan atau berusaha keras untuk mengeluarkan tinja, kotorang tampak keras, kering dan kecil-kecil.

Keluhan sembelit yang dialami anak dapat disebabkan oleh pelbagai hal, di antaranya:

  • Terlalu banyak minum susu atau kurang asupan serat
  • Kurang minum air putiH
  • Stres dan depresI
  • Jarang bergerak alias kurang olahraga
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu

Langkah Perawatan Alami Anak Sembelit

Sebelum memberikan obat sembelit kepada anak, Moms dapat melakukan ragam perawatan secara mandiri di rumah, seperti:

1. Memberi anak makanan mengandung serat

Konsumsi makanan kaya akan serat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian serta buah dan sayur, dapat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mengatasi sembelit pada anak. Bila anak susah makan buah atau sayur, coba mulai dengan buah yang rasanya manis, seperti apel, kurma atau melon.

Mengonsumsi cukup serat akan membuat tinja anak lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, aneka makanan berserat di atas juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak.

2. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh anak

Ketika anak kurang minum, tekstur tinjanya akan menjadi lebih keras sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan ketika BAB. Oleh sebab itu, Moms perlu memenuhi kebutuhan cairan si kecil sehari-hari. Dengan memberikan anak cukup minum air putih, tekstur tinjanya akan menjadi lebih lunak sehingga proses buang air besar pun menjadi lebih mudah.

Selain itu, Moms juga bisa memenuhi kebutuhan cairan si kecil dengan selalu memberinya buah dan sayur yang kaya akan air semisal semangka, tomat, selada, kembang kol dan bengkoang.

3. Mengurangi pemberian susu sapi

Sebagian anak bisa mengalami sembelit akibat intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi yang dikonsumsinya. Bila Moms mendapati si kecil sering mengalami sembeli setelah ia minum susu sapi, maka sebaiknya hentikan pemberian susu tersebut untuk sementara waktu.

Untuk memilih jenis susu lainnya yang dapat dikonsumsi si kecil sebagai pengganti susu sapi, Moms disarankan untuk berkonsultasi ke Dokter Spesialis Anak RSIA Stella Maris.

4. Mendorong anak untuk tetap beraktivitas

Ajak anak untuk lebih aktif bergerak. Berikan ia waktu bermain secara aktif setidaknya 30 - 60 menit tiap hari untuk menjaga pergerakan usus dan melancarkan proses pencernaan.

Untuk membuatnya lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas fisik, Moms juga bisa berolahraga bersama si kecil semisal mengajak anak bersepeda, berenang, atau sekarag berjalan santai.

5. Membuat jadwal makan anak

Makan secara teratur mampu merangsang gerakan saluran cerana anak, sehingga anak juga terbiasa untuk buang air besar secara rutin. Salah satu cara sederhana yang bisa Moms lakukan adalah dengan memberikan anak sarapan setiap pagi.

6. Membiasakan anak ke toilet

Toilet training atau membiasakan anak ke toilet baik dilakukan terutama setelah ia makan atau saat anak merasa ingin buang air besar (BAB).

Anak biasanya menahan untuk pergi ke toilet sebab takut sendirian atau tidak nyaman dengan kondisi toilet. Pastikan anak tidak menahan BAB agar tinjanya tidak mengeras dan sulit dikeluarkan.


Penggunaan Obat Pencahar yang Aman

Jika pengobatan di rumah tidak dapat mengatasi sembelit pada anak, Moms dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak RSIA Stella Maris mengenai pilihan obat sembelit yang aman untuk anak.

Obat sembelit yang berupa obat pencahar tak selalu disarankan bagi anak-anak. Jenis obat ini hanya diberikan pada kondisi tertentu berdasarkan pertimbangan medis, sehingga Moms harus berhati-hati saat memberikan pencahar kepada anak.

Nah berdasarkan cara kerjanya, obat sembelit ada 2 jenis, yakni:

1. Obat sembelit pelunak tinja

Obat sembelit yang tergolong pelunak tinja jenis ini antara lain laktulosa, minyak mineral dan docusate. Laktulosa merupakan pilihan pelunak tinja yang umum digunakan di Indonesia. Obat pencahar laktulosa dan minyak mineral berbentuk cair sehingga dapat dicampur dengan jus atau minuman favorit anak.

Sementara obat docusate memiliki 3 bentuk, yakni tablet, kapsul dan cair. Docusate cair bisa dipilih untuk anak usia di bawah 3 tahun dan tentunya harus melalui resep #DokterStella.

2. Obat sembelit pendorong tinja

Obat sembelit pendorong tinja bekerja dengan cara merangsang pergerakan usus untuk mengeluarkan tinja. Bisacodyl dan Senna merupakan beberapa contoh obat sembelit jenis ini.

Kedua obat pencahar tersebut sebaiknya diberikan pada malam hari sebelum tidur agar anak bisa BAB pada pagi harinya. Bisacodyl atau Senna sebaiknya tidak digunakan untuk jangka panjang dan harus melalui resep Dokter Spesialis Anak RSIA Stella Maris. Senna juga nggak disarankan untuk diberikan pada anak berusia di bawah 6 tahun.

Obat sembelit dalam bentuk obat pencahar memang dapat mengatasi sembelit pada anak. Namun Moms disarankan untuk tidak memberikannya selain atas anjuran #DokterStella.

Bila si kecil mengalami sembelit lebih dari 2 minggu, perutnya terasa nyeri, BAB berdarah atau sembelit tak kunjung membaik meski sudah diberikan obat sembelit anak dan pelbagai langkah perawatan di atas, segera periksakan si kecil ke Dokter Spesialis Anak RSIA Stella Maris.

Pada beberapa kasus, sembelit bisa menjadi tanda adanya penyakit yang lebih serius. Selain itu sembelit juga tidak boleh didiamkan dan dianggap remeh, sebab berisiko menyebabkan ambeien pada anak dan enkopresis.

Tags

RSIA Stella Maris anak dokter anak sembelit sembelit anak tips merawat anak