Address : Jl. Samanhudi No. 20 Medan

Call Us Today : (061) 4158383

  • Call Us Today! (061) 4158383
  • Alamat: Jl. Samanhudi No. 20 Medan, Sumatera Utara - Indonesia
  • Email: customer_assistance@stellamarishospital.com
blog

Benarkah Berkumur dengan Cairan Iodine Mampu Cegah Omicron?

Tingginya tingkat penularan COVID-19 saat ini kembali menimbulkan kekhawatiran. Maka dari itu, penerapan protokol kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh tetap paripurna tentu perlu senantiasa dilakukan. Nah, omong-omong soal pencegah COVID-19, baru-baru ini berkumur dengan Iodine disebut-sebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah varian Omicron.

Tak hanya itu, berkumur juga dianjurkan dilakukan bagi pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri agar lebih cepat pulih. Namun, benarkah berkumur dengan cairan Iodine mampu cegah penyebaran coronavirus varian Omicron? Yuk simak informasinya di sini!


Ini Penjelasan Mengenai Berkumur dengan Cairan Iodine

Seorang dokter gigi yang juga merupakan staf pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Andrianto Soeprapto mengatakan kalau virus COVID-19 varian apa pun termasuk Omicron rentan terhadap oksidasi.

“Bahkan ADA (American Dental Association) dan CDC (Centers for Disease Control and Prevention) juga merekomendasikan berkumur sebelum tindakan medis di rongga mulut menggunakan hidrogen peroksida atau iodine povidone”. Ujar Andri seperti yang dikutip dari salah satu media daring nasional, Rabu (16/2). Menurutnya, berkumur bisa dilakukan sebagai tindakan preventif atau pencegahan sekaligus perawatan non farmakologi pada pengidap COVID-19.

Pernyataan tersebut juga didukung oleh seorang dokter dari kelompok Staf Medis Mikrobiologi Klinik di Rumah Sakit Persahabatan, yaitu Budi Haryanto. Pihaknya juga telah melakukan penelitian terhadap 69 pasien COVID-19 dengan gejala ringan.

Mereka dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama berkumur dengan menggunakan Iodin Povidon dan kelompok lainnya berkumur biasa atau bahkan tidak berkumur sama sekali. Hasilnya, pasien yang rutin berkumur menggunakan larutan iodine povidon, CT nya terus mengalami peningkatan. Tandanya, jumlah virus yang bersarang di tubuhnya semakin berkurang.

Menariknya lagi, sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2021 pada Japanese Dental Science Review berjudul Can povidone iodine gargle/mouthrinse inactivate SARS-CoV-2 and decrease the risk of nosocomial and community transmission during the COVID-19 pandemic? An evidence-based update, juga memberikan hasil yang menjanjikan.

Penelitian tersebut mengonfirmasi bahwa larutan povidone iodine (PVP-I) 0,5 persen selama 30 detik dapat mengurangi infektivitas virus SARS-Cov-2 hingga di bawah tingkat yang dapat dideteksi. PVP-1 bahkan dapat mengganggu perlekatan SARS-Cov-2 ke jaringan mulut dan nasofaring, serta menurunkan partikel virus ke dalam air liur dan tetesan pernapasan.


Perdebatan Terkait Efektivitas dan Keamanannya

Di sisi lain, berkumur dengan iodine povidon juga menimbulkan pro dan kontra terkait efektivitas dan keamanannya. Sebab, larutan tersebut dianggap berfungsi untuk membunuh bakteri, bukan virus, sementara COVID-19 merupakan infeksi yang disebabkan virus. Selain itu, berkumur dengan iodine povidone dianggap berbahaya jika pada akhirnya larutan tersebut tertelan.

“Anda tidak boleh menelan atau berkumur dengan yodium untuk mencegah COVID-19,” kata Dr. Theodore Strange, ketua sementara Kedokteran di Rumah Sakit Staten University, AS, seperti yang dilansir dari Healthline pada (23/9/2021).

Oleh karena masih menimbulkan polemik, maka sebaiknya kamu senantiasa mencegah penularan COVID-19 terutama varian Delta dan Omicron, dengan cara yang memang telah terbukti efektif.


Cara Efektif untuk Cegah Penularan COVID-19

Menerapkan protokol kesehatan dan menjaga sistem kekebalan tubuh tetap menjadi langkah pencegahan COVID-19 yang terbaik. Nah, berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu lakukan, yaitu:

  • Mencuci tangan secara rutin menggunakan air dan sabun selama 20 detik. Jika keduanya tidak tersedia, gunakanlah hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60 persen.
  • Jika memang perlu keluar rumah, gunakanlah masker yang sesuai, seperti KN95, KF94, N95, atau masker rangkap (kain dan medis). Sebab, beberapa jenis masker tersebut terbukti efektif dalam mencegah varian Delta dan Omicron.
  • Mengurangi mobilitas, menjaga jarak, menghindari kerumunan terutama berkumpul di ruangan yang berventilasi buruk.
  • Jalani vaksinasi ketika kamu sudah mendapatkan giliran.
  • Konsumsi makanan sehat tinggi nutrisi dan mengonsumsi suplemen kesehatan.
  • Rutin berolahraga dan berjemur di pagi hari selama 5-10 menit setiap harinya.

Nah, itulah penjelasan mengenai efektivitas larutan iodine povidone dalam mencegah varian Omicron. Hal tersebut menimbulkan pro dan kontra terkait pelaksanaannya. Maka dari itu, menerapkan protokol kesehatan dan menjaga sistem kekebalan tubuh tentunya masih menjadi cara paling efektif dalam mencegah Omicron.

Bila Stella Family memiliki pertanyaan seputar Covid-19, silahkan konsultasi ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam Stella.

Untuk appointmentnya, Stella Family dapat menghubungi Hotline / WhatsApp kami di 0811-6252-468.

Tags

RSIA Stella Maris Covid Omicron Covid19